All comparisons

Flo vs Period Calendar 2026: Privasi, Fitur & Perbandingan Harga

Last updated: February 2026·Flo vs Period Calendar·PinkyBloom: Free forever

Our verdict

Flo (440M+ pengguna) terpergok membagikan data dengan Google dan Meta. Period Calendar (300M+ pengguna yang diklaim) mengklaim tidak mengumpulkan data saat menjalankan iklan Google. Kedua pelacak periode yang paling banyak diunduh ini memiliki kontradiksi privasi. PinkyBloom sepenuhnya menyelesaikan kontradiksi tersebut — tanpa iklan, tanpa server, tanpa biaya.

Flo vs Period Calendar vs PinkyBloom

FeatureFloPeriod CalendarPinkyBloom
Price~$49.99/yr premiumFree with ads + IAPFree forever
Users440M+300M+ claimedGrowing
Data storageCloud (Flo servers)Claims local storageOn-device only
Privacy track record$56M class action settlementAd SDK contradictions documentedZero-knowledge architecture
AI assistantCloud-based chatbotOn-device AI
Voice logging
Mood forecasts
Content libraryThousands of articlesBasic tipsAI-generated insights
Account requiredEmail requiredOptionalNo account needed
AdsAds in free tierYes (Google Ads/AdMob)No ads ever
Doctor visit reports
LanguagesManyMany71 languages

Overview

Flo dan Period Calendar oleh Simple Design adalah, berdasarkan jumlah unduhan, dua pelacak periode paling populer yang pernah dibuat. Flo mengklaim 440 juta pengguna; Period Calendar mengklaim 300 juta. Bersama-sama mereka mewakili hampir tiga perempat miliar akun yang melacak data kesehatan reproduksi.

Aplikasi ini sangat berbeda dalam pendekatannya. Flo adalah platform kesehatan komprehensif dengan chatbot AI, forum komunitas, konten ahli, dan langganan premium. Period Calendar adalah pelacak sederhana tanpa embel-embel — catat periode Anda, lihat prediksi, lacak gejala. Flo menargetkan konsumen kesehatan yang terlibat; Period Calendar menargetkan pengguna yang menginginkan kesederhanaan di atas segalanya.

Apa yang mereka miliki bersama adalah celah privasi. Privasi Flo didokumentasikan di pengadilan federal. Privasi Period Calendar tertanam dalam model bisnisnya — mengklaim tidak mengumpulkan data saat menjalankan SDK iklan Google yang mengumpulkan data secara desain.

Privacy comparison

Kegagalan privasi Flo adalah yang paling didokumentasikan di industri. Penegakan FTC, gugatan class action $56M, putusan juri California terhadap Meta karena menyadap data pengguna Flo. Fakta-fakta tersebut telah ditetapkan di pengadilan: Flo membagikan data menstruasi dengan pengiklan meskipun menjanjikan privasi.

Situasi privasi Period Calendar berbeda tetapi mengkhawatirkan. Aplikasi ini memasarkan dirinya dengan klaim tegas "kami tidak mengumpulkan atau menyimpan data Anda". Namun, aplikasi ini didukung oleh iklan melalui Google Ads, DoubleClick, dan AdMob. Privacy International mendokumentasikan lalu lintas jaringan pihak ketiga yang berat ke layanan iklan Google meskipun ada klaim penyimpanan lokal. SDK iklan mengumpulkan pengenal perangkat, pola penggunaan, dan data perilaku berdasarkan definisi — begitulah cara penargetan iklan bekerja.

Polanya sama: kedua aplikasi mengatakan satu hal tentang privasi dan melakukan hal lain. Kontradiksi Flo terbukti di pengadilan. Kontradiksi Period Calendar bersifat struktural — Anda tidak dapat secara bersamaan mengklaim "tidak ada pengumpulan data" dan menjalankan jaringan iklan yang memerlukan pengumpulan data untuk berfungsi.

PinkyBloom menghilangkan kontradiksi tersebut. Tanpa iklan berarti tanpa SDK iklan. Tanpa server berarti tanpa penyimpanan cloud. Tanpa akun berarti tanpa keterkaitan identitas. Data Anda tetap di iPhone Anda, dilindungi oleh Secure Enclave Apple.

Features and intelligence

Flo kaya fitur: 70+ gejala, chatbot AI, forum komunitas, mode kehamilan, konten dari 120+ ahli medis. Ini adalah platform kesehatan, bukan hanya pelacak.

Period Calendar sederhana dalam fitur: pencatatan periode, perkiraan ovulasi, pelacakan gejala, dan tampilan kalender. Versi berbayar menghapus iklan. Ini adalah alat pencatatan yang melakukan hal-hal dasar dengan andal.

Antara keduanya, Flo jelas menawarkan lebih banyak. Namun, fitur Flo datang dengan pemrosesan cloud, langganan, dan pelanggaran privasi yang didokumentasikan. Kesederhanaan Period Calendar datang dengan iklan dan arsitektur warisan.

PinkyBloom menawarkan kemampuan setara Flo — asisten AI, ramalan suasana hati, brankas kesehatan, laporan dokter — dengan kesederhanaan setara Period Calendar — tanpa akun yang diperlukan, langsung berfungsi. AI di perangkat berarti kecerdasan tanpa ketergantungan cloud. Pencatatan suara berarti pelacakan tanpa tangan tanpa menu manual. Semua gratis, semua pribadi.

Pricing comparison

Flo mengenakan biaya ~$49.99/tahun untuk premium. Period Calendar gratis dengan iklan dan peningkatan berbayar opsional. Perbedaan biaya sangat signifikan — Flo adalah salah satu pelacak periode termahal; Period Calendar adalah salah satu yang termurah.

Namun, biaya sebenarnya mencakup apa yang Anda bayar di luar uang. Flo memerlukan langganan dan data Anda (terbukti di pengadilan). Period Calendar memerlukan perhatian Anda (iklan) dan berpotensi data Anda (SDK iklan).

PinkyBloom tidak memerlukan biaya. Tidak ada langganan, tidak ada iklan, tidak ada biaya data tersembunyi. Lebih banyak fitur daripada Flo, lebih sederhana daripada Period Calendar, dan pribadi berdasarkan arsitektur.

There's a better option

The two most-downloaded period trackers both have privacy contradictions — Flo proven in court, Period Calendar embedded in its ad model. PinkyBloom is the zero-contradiction alternative: no ads, no servers, no subscriptions, no data collection. More features than Flo, simpler setup than Period Calendar, all for free.

Unduh di App Store

Frequently asked questions

Unduh di App Store