Flo vs Premom 2026: Privasi, Fitur & Harga Dibandingkan
Our verdict
Flo membayar $8M dalam gugatan class action berbagi data. Premom dituntut oleh FTC karena berbagi data kesuburan dengan perusahaan yang berbasis di China. Kedua aplikasi telah terbukti mengkhianati kepercayaan pengguna dengan data kesehatan reproduksi. PinkyBloom membuat berbagi data secara arsitektural tidak mungkin — nol server, nol risiko, nol biaya.
Flo vs Premom vs PinkyBloom
| Feature | Flo | Premom | PinkyBloom |
|---|---|---|---|
| Price | ~$49.99/yr premium | Free + ~$49.99/yr premium | Free forever |
| Data storage | Cloud (Flo servers) | Cloud (Easy Healthcare servers) | On-device only |
| Privacy track record | $56M class action settlement | FTC enforcement action | Zero-knowledge architecture |
| OPK test strip reader | |||
| AI assistant | Cloud-based chatbot | On-device AI | |
| Voice logging | |||
| Mood forecasts | |||
| Community features | Forums and stories | ||
| Account required | Email required | Account required | No account needed |
| Ads | Ads in free tier | Ads in free tier | No ads ever |
| Doctor visit reports | |||
| Safety Mode | Anonymous Mode (still cloud) |
Overview
Flo dan Premom melayani audiens yang tumpang tindih tetapi berbeda. Flo adalah pelacak periode dan kesehatan serba guna — yang paling populer di dunia dengan 440 juta pengguna. Premom fokus khusus pada kesuburan, populer di komunitas yang sedang berusaha untuk hamil (TTC) karena kemampuannya untuk memotret dan menganalisis strip tes prediksi ovulasi (OPK).
Flo menawarkan luas: 70+ gejala, chatbot kesehatan, forum komunitas, konten kehamilan, dan artikel dari para ahli medis. Premom menawarkan toolkit kesuburan yang terfokus: pembacaan strip OPK, pemetaan BBT, dan prediksi siklus yang dirancang untuk pengguna yang aktif berusaha untuk hamil.
Apa yang sayangnya mereka bagi adalah sejarah pelanggaran privasi. Kedua aplikasi telah menjadi subjek tindakan penegakan federal karena berbagi data kesehatan reproduksi tanpa persetujuan pengguna. Bagi pengguna yang memilih antara keduanya, fitur terpenting tidak ada di salah satu aplikasi — itu adalah apakah data kesuburan Anda tetap pribadi.
Privacy comparison
Flo dan Premom mewakili dua kasus pelanggaran privasi aplikasi periode/kesuburan yang paling terdokumentasi di Amerika Serikat.
Pelanggaran Flo berlangsung selama bertahun-tahun. FTC menemukan Flo berbagi data menstruasi dengan Google, Facebook, dan Flurry Analytics pada tahun 2021. Sebuah penyelesaian gugatan class action sebesar $56M diikuti pada tahun 2025, dengan Google membayar $48M dan Flo membayar $8M. Sebuah juri California menemukan Meta bersalah karena menyadap data pengguna Flo.
Pelanggaran Premom bisa dibilang lebih mengkhawatirkan karena kemana data tersebut pergi. Pada Mei 2023, FTC menuntut pengembang Premom, Easy Healthcare, karena berbagi data kesuburan — termasuk hasil tes ovulasi — dengan Google, AppsFlyer, dan yang paling kritis, dua perusahaan yang berbasis di China: Umeng (anak perusahaan Alibaba) dan Jiguang (Aurora Mobile). Berbagi data tersebut tidak diungkapkan, dan Easy Healthcare melanggar Aturan Pemberitahuan Pelanggaran Kesehatan dengan gagal memberi tahu pengguna.
Kedua aplikasi sekarang beroperasi di bawah perintah persetujuan federal. Tetapi kerentanan arsitektural tetap ada: keduanya menyimpan data di cloud, keduanya memerlukan akun, dan keduanya telah terbukti bersedia berbagi data dengan pihak ketiga.
PinkyBloom menghilangkan seluruh kategori risiko. Penyimpanan hanya di perangkat berarti tidak ada yang bisa dibagikan, tidak peduli apa yang diputuskan perusahaan untuk dilakukan dengan kemitraan analitiknya. Data kesuburan Anda ada di iPhone Anda dan tidak di tempat lain.
Features and intelligence
Set fitur Flo lebih luas: chatbot AI, 70+ gejala, forum komunitas, mode kehamilan, dan ribuan artikel. Ini adalah platform kesehatan, bukan hanya pelacak.
Fitur unggulan Premom adalah pembaca strip tes OPK-nya — memotret strip tes ovulasi dan mendapatkan pembacaan yang didukung AI. Bagi komunitas TTC, ini sangat berguna dan mengurangi tebakan dalam menginterpretasikan garis samar. Selain pembacaan OPK, Premom menawarkan pemetaan BBT dan prediksi siklus dasar.
PinkyBloom tidak menawarkan fotografi strip OPK, tetapi melampaui kedua aplikasi dalam setiap dimensi lainnya. AI di perangkat memberikan bantuan kesehatan percakapan dan analisis multi-gejala. Pencatatan suara berarti Anda dapat mengatakan "OPK positif hari ini" alih-alih menavigasi menu aplikasi. Ramalan suasana hati AI memprediksi pola emosional. Generator laporan kunjungan dokter membuat ringkasan profesional untuk konsultasi kesuburan — fitur yang tidak ditawarkan oleh Flo maupun Premom.
Pricing comparison
Baik Flo maupun Premom mengenakan biaya sekitar $49.99/tahun untuk fitur premium. Keduanya memiliki tingkat gratis yang didukung iklan. Selama lima tahun, biaya salah satu aplikasi sekitar $250 — untuk aplikasi yang telah tertangkap berbagi data kesuburan Anda dengan pihak ketiga.
PinkyBloom gratis selamanya. Setiap fitur termasuk, tanpa iklan, tanpa tingkat premium. Biaya lima tahun adalah $0. Bagi komunitas TTC, di mana pengguna melacak data kesuburan mereka yang paling sensitif setiap hari, kombinasi fitur yang lebih baik, privasi yang terbukti, dan biaya nol menjadikan PinkyBloom pilihan yang jelas.
There's a better option
Baik Flo maupun Premom memiliki tindakan penegakan federal karena berbagi data kesuburan tanpa persetujuan. PinkyBloom membuat berbagi data secara arsitektural tidak mungkin — data Anda tidak pernah meninggalkan iPhone Anda. AI yang lebih baik daripada Flo, pencatatan OPK berbasis suara alih-alih kamera Premom, dan biaya nol.
Unduh di App Store